Rabu, 25 Juni 2014

Spasi

Suatu jarak yang mempermudah.

Mempermudah objek untuk bergerak dalam ruang.
Bayangkan ruangan yang penuh barang dengan spasi terbatas. Langkah tersendat, memungkinkan anda tersandung, bahkan tertabrak. Rasa sesak dan jenuh dengan jarak pandang terbatas.

Mempermudah suatu tulisan untuk dibaca. Bayangkan kalimat tanpa spasi disetiap katanya. Perlu berpikir ekstra, atau mungkin baca berulang agar paham dengan benar, mungkin juga pusing karena panjangnya deret huruf yang harus dibaca.

Tidak semua hal bisa dipaksakan untuk dekat tak berjarak.

Tanda titik, simbol penutup kalimat pun perlu spasi untuk memulai kalimat baru.

Antar manusia pun perlu spasi.
Seseorang akan memberi porsi spasi yang lebih banyak jika ada yang memaksa untuk mendekat di saat yang tidak tepat.

Selasa, 08 Oktober 2013

Lebih Spesial dari Telur

Di post sebelumnya (yang mungkin sekitar setaun lalu -_-) tertulis kalo aku kedepannya bakal ngepost sesuatu. Tapi faktanya adalah saya tidak pernah ngepost sampai pada hari ini hahahaha.
Banyak faktor, karena kehidupan kuliah yang mitosnya selo itu pada faktanya jauh lebih padat dibandingkan SMA yang tiap hari bisa melek sampe pagi cuma untuk browsing, update twitter atau facebook, dan chatting. Bukan berarti aku mahasiswa sibuk yang aktif banget kaya kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat) sampe gak bisa buka social network tapi juga gak kampul-kampul (kampus pulang-kampus pulang) yang selo banget. Tugas kuliah yang memaksa seperti ini *emot sandar tembok*
Tapi bukan berarti kuliah masa yang berat, aku yakin kerja besok lebih berat.

So, NO COMPLAIN.

Cuma terkadang menyenangkan aja inget masa-masa selo SMA. Sebenernya bisa dibilang semua kenangan menyenangkan, tergantung bagaimana kita menyikapi kenangan itu di masa sekarang sih. Kenangan yang menyedihkan bisa jadi menggelikan kan? Geli karena inget betapa bodohnya dulu bisa sampe hal buruk itu terjadi pada kita. Iya, dulu aku bodoh. Banget. Oke, skip.

Hari ini tanggal 8 Oktober 2013 tiba-tiba hasrat untuk menulis sangat tinggi, ditambah saya sedang dalam masa puncak kangen sama temen-temen SMA. Super kangen, ngalahin superman (ini jayus, lupakan). Akhirnya pagi tadi saya memutuskan untuk menghubungi temen-temen terdekat yang jarang keliatan di social network. Hari ini yg sekiranya masih keliatan di socnet belum aku hubungin seenggaknya walapun gak ketemu sama yang lain juga, I know that they're doing great dari postingan-postingan di berbagai media sosial; but i promise, I'll contact them soon :-D Jadi dengan perasaan yang membuncah tadi aku menghubungi beberapa teman yang seperti lenyap ditelan bumi. Tapi agak rancu sebenernya mereka yang lenyap atau akunya yang lenyap? Hmmm sulit sih, tapi ini relatif dari sudut pandang siapa hehe *pembelaan*

Seneeeeengggg rasanya bisa ngobrol lagi sama mereka, tau kabarnya. Mengobrol dengan orang terdekat memang selalu menyenangkan, ya kan? Apalagi mereka ini orang-orang yang luar biasa spesial, lebih spesial daripada telur.

Bersyukur banget bisa sekolah di SMA 1, ketemu temen-temen yang we-o-we. Kehidupannya selo, tapi ceritanya dinamis, full of ups and downs. Di sana aku ketemu orang-orang yang bisa diajak berbagi kesenengan saat di atas dan bahkan pada saat jatuh mereka tidak hanya menemani tapi menguatkan, memotivasi, dan menyadarkan kalo jatuh itu tidak akan selalu terpuruk tapi harus memantul lebih tinggi seperti bola tenis. Mereka istimewa :'-)
Kultur SMA 1 memang luar biasa, ngangenin. Tenang tapi menggelegar. Ya mungkin ini memang salah satu ungkapan narsisme berlebihan untuk almamater. Tapi aku gak bisa ngebandingin dengan SMA lain karena memang aku gak pernah menjalani sekolah di SMA lain dan memang tidak bisa dibandingkan dengan kehidupan kuliah karena memang jenjangnya berbeda. Walaupun sebenernya kehidupan kuliah memang datar dan tidak semenarik SMA, sepolos kertas A4 untuk laprak lah (skip skip, mulai membandingkan -_-).

Just mark one point, SMA 1 is really incredible.

Mungkin di sini aku meralat postingan sebelumnya kalo di blog ini dulu postingannya sampah dan lain-lain. Ternyata enggak, karena sebelum nulis ini aku baca-baca beberapa postingan dan ternyata gak separah itu. Untung aku buka judul yang nggenah, jadilah bisa replay detil-detil memori lucu waktu SMA. Oke sampai sini dulu, berencana untuk tenggelam lebih jauh dalam memori lama hahaha.

Let's make another joy memories, friends. See you soon in a better way :-)

Sabtu, 08 Desember 2012

Reborn

Halo bloggie, halo tumpukan masa lalu!
Haha entah ya aku menilai blog ini isinya penyakit semua, sampah. Mayoritas isinya galau, sedih, labil.
Yang bikin jadi males buka dalam waktu yang lama. Muncul perasaan-perasaan sakit lama.
Nyeri.
Nyesek.
Dan saya sekarang kembali kesini, dengan niat yang berbeda. Awalnya yang pingin deactivate blog ini, tapi sekarang berubah niatan. Masa lalu ya masa lalu. Sekarang saatnya merefresh yang ada buat mendokumentasi peristiwa ke depan yang tentunya pasti lebih baik dan lebih pantas untuk didokumentasikan :-D
Masa lalu bukan buat di hapus, tapi disimpan. Untuk pelajaran penting. Setiap orang punya masa lalunya masing-masing. Pilihan yang ada cuma cara apa yang akan digunakan untuk memaknai masa lalu. Ya kan?
Goodbye blog penuh sampah dan welcome blog baru penuh hal menyenangkan! :-D

See you next time!;-)


Sabtu, 17 Desember 2011

Have Fun, Go Mad!

Keisengan di tengah tugas yang memadat merayap sebelum UAS
















`L♥ve
Friday ,Decemver 16, 2011

Rabu, 02 November 2011

Could You Read It, Om?

In this morning, I think about you suddenly. Hey my beloved uncle, are you doing great right there? It has been 5 years.
I bet you are fine out there because you are a good person. Good person gets good things. Hnggg if you know I say you are a good person, you will show your smug face. Oh can't let it happen! Kekekek..
I remember the times we passed together, when you were on college and I still on elementary school. Do you know how bad I miss you? How I miss yer joke, the way you laugh at me, the way you bully me, the way we fought for sambel trasi. Haha those times were so nice when you messed me, when we still gather in one dimension.
You know, you are missing a lot of things! Many things happen these days and you must be surprised because you've already become a grandpa!!! Mas Tito had a son, named Dito. He's so smart, just like you.
The most important thing that you should know
my nose is lil bit higher
So you can't say 'hidung keinjak gajah' anymore hahahaha :))
.......
Hmmm it's miserable when I realize that you've gone. Y you leave me this fast? I remember when Tante Pipit embraced me tight and said 'maafin salahnya om mamo ya dek, om emang suka usil sama dek ani tapi dek ani itu ponakan kesayangannya om mamo'. I couldn't do anything but cried heavily :''''(
It's easy for someone says 'udah anggep aja om mamo masih di Jakarta', but I can't! The fact is I can't meet you when I go to Jakarta. I can't see yer nice smiling eyes. I can't see yer distended tummy. I can't.
I bloody miss you. Promise me you'll be always good out there.
Indrasmo Murdi Prasetyo, you always be in our hearts :''')

`L♥ve
Wednesday,November 2, 2011